Flash news!

Petugas informasi Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Ketaping, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), menerima ancaman bom melalu telepon dari orang tak dikenal, Rabu sekitar pukul 12.30 WIB. General Maneger (GM) Angkasa Pura II, Agus Kemal, membenarkan adanya teror bom yang diterima petugas informasi bandara, tetapi tidak ditemukan hal yang ganjil.

Agus menjelaskan, ancaman dari orang tak dikenal itu berbunyi,  "Saya mau meledakan bom 15 menit lagi sebanyak dua kali." Teror diterima petugas informasi, Adel Yusra (28). Informasi itu langsung disampaikan kepada pihak keamanan. Setelah dilakukan penyisiran, ternyata tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan.  "Alhamdulillah, setelah dilakukan penyisiran selama 15 menit, 1 jam, bahkan hingga Rabu sore, tak ada hal yang ditemukan. Hanya teror bom dari orang yang tak bertanggungjawab," katanya.

Agus mengharapkan masyarakat atau pengguna jasa BIM agar segera melaporkan kepada aparat keamanan atau petugas bandara bila menemukan hal-hal yang ganjil atau mencurigakan. "Kita berharap masyarakat tetap menyikapinya dengan tenang, tetapi tetap waspada. Dengan ketatnya pengamanan hendaknya masyarakat tidak merasa terganggu demi keamanan," katanya. ant/bur

Semoga dalam situasi yang sudah kurang baik bagi perkembangan pariwisata di Indonesia ini tidak diperkeruh dengan aksi-aksi teror yang dapat mengganggu kenyamanan para pengguna jasa penerbangan dan jasa-jasa pariwisata lainnya. (admin)

 

Sumber : www.republika.co.id